Pemasyarakatan Jatim Deklarasikan Komitmen Integritas, Rutan Gresik Dukung Transformasi Layanan Publik

Img 20260203 wa0165

Sidoarjo –Koran Merah Putih Seluruh jajaran pemasyarakatan Jawa Timur melakukan penandatanganan Komitmen Bersama yang bertujuan untuk memperkuat integritas dan mendorong transformasi layanan, pada Selasa (3/2). Kegiatan yang digelar di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, diikuti oleh Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik beserta seluruh pimpinan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan se-Jawa Timur.

Penandatanganan komitmen ini menjadi tonggak penting dalam menunjukkan keseriusan institusi untuk meningkatkan profesionalitas serta kualitas pelayanan publik. Langkah strategis ini juga menjadi bagian integral dari upaya mewujudkan transformasi pemasyarakatan yang berkelanjutan, dengan fokus pada pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Setelah sesi penandatanganan, acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan bagi satuan kerja yang berprestasi di Bidang Komunikasi Publik dan Teknologi Informasi. Kriteria penilaian meliputi keaktifan dalam menjaga citra positif institusi pemasyarakatan, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, serta konsistensi dalam mendukung pelaksanaan 15 Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia di wilayah Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur menegaskan bahwa perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) adalah fondasi utama dalam mewujudkan transformasi yang diinginkan. Ia juga menekankan pentingnya penguatan implementasi standar operasional prosedur (SOP) agar dapat dijalankan secara maksimal, konsisten, dan berkelanjutan di seluruh unit kerja.

Terkait pembangunan Zona Integritas, Kakanwil mengingatkan kepada satuan kerja yang belum meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) untuk tetap fokus dan konsisten dalam menjalankan enam area perubahan sebagai landasan perbaikan berkelanjutan. Upaya tersebut harus didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi secara optimal serta penerapan sistem reward and punishment yang tegas dan adil bagi seluruh jajaran.

Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa komitmen yang telah ditandatangani harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pelayanan publik yang berintegritas, bukan hanya sebatas bentuk seremonial.

“Rutan Gresik siap memberikan dukungan penuh terhadap transformasi pemasyarakatan dengan memperkuat nilai-nilai integritas, meningkatkan profesionalitas sumber daya manusia, serta mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan dapat dipercaya masyarakat,” tegas Eko.

Melalui komitmen bersama ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan di Jawa Timur dapat meningkatkan kepercayaan publik serta membangun sistem pemasyarakatan yang modern, humanis, dan memiliki integritas tinggi.(DN)

Leave a Reply