Nakhoda Baru GIA Mojosari: Mengukuhkan Spiritualitas dan Sinergi Intelektual dalam Pelayanan 2026–2030

Img 20260201 wa0038

MOJOKERTOKORAN MERAH PUTIH Sebuah momentum sakral kembali mewarnai dinamika kerohanian di Kabupaten Mojokerto. Pada Minggu pagi, 1 Februari 2026, gedung Gereja Isa Al-Masih (GIA) Mojosari yang berlokasi di Jalan Masjid No. 20, menjadi pusat perhatian publik saat tujuh figur terpilih secara resmi dilantik menjadi Majelis Gereja untuk masa bakti 2026–2030. Pelantikan ini menandai dimulainya era baru kepemimpinan yang berfokus pada transformasi spiritual dan kesejahteraan jemaat yang inklusif.
Img 20260201 wa0037

Eskalasi Pelayanan Melalui Sakramen Perjamuan
Ibadah raya yang dimulai pukul 07.30 WIB ini berlangsung sangat tertib dan khidmat. Pdt. Menahem L. Soetedja, S.S., M.Div, selaku Konsulen GIA Mojosari, memimpin jalannya upacara dengan menekankan bahwa amanah Majelis bukan sekadar tugas manajerial, melainkan sebuah pengabdian tinggi yang berpusat pada Kristus.

Integrasi pelantikan dengan Sakramen Perjamuan Suci memberikan makna mendalam bagi jemaat yang hadir, melambangkan kesatuan hati antara pemimpin dan umat dalam satu visi rohani. Pdt. Menahem dalam pesan penggembalaannya menegaskan bahwa di tengah tantangan zaman yang kian kompleks, Majelis harus hadir sebagai penjaga moral sekaligus inspirasi dalam memupuk kerukunan lintas latar belakang.

Profil Majelis: Memadukan Keilmuan dan Ketulusan Hati
Salah satu hal yang menonjol dalam susunan majelis periode ini adalah hadirnya profil intelektual yang mumpuni, yakni Dr. dr. Andre Yulius, S.Th., M.PdK., M.H., CPLA. Kehadiran sosok yang menguasai bidang medis, hukum, teologi, hingga kepemimpinan ini dipandang sebagai amunisi baru bagi GIA Mojosari untuk mewujudkan tata kelola organisasi gereja yang lebih profesional, transparan, dan berdampak nyata.

Momentum haru juga terlihat saat Dr. dr. Andre didampingi oleh istri tercinta, Yosie Iryanti, Amd.Keb, dan putrinya, E. Ratu Filadelfia Y. Kehadiran keluarga ini menjadi representasi dari pesan rohani yang disampaikan, bahwa kesuksesan pelayanan di ladang Tuhan harus bermula dari keharmonisan dalam rumah tangga.

Formasi Lengkap Majelis GIA Mojosari 2026–2030:

1. Dr. dr. Andre Yulius, S.Th., M.PdK., M.H., CPLA
2. Ibu Lilianah Sudarto
3. Bapak Khoifin
4. Bapak Hari Tjahjono, S.H
5. Bapak Hari Suparmono
6. Bapak Widiono
7. Bapak Yudi Suswanto

Harmonisme dalam Perjamuan Kasih
Rangkaian acara tidak berhenti pada seremoni pelantikan. Setelah sesi foto bersama yang menjadi bagian dari dokumentasi sejarah gereja, acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan perjamuan kasih. Suasana hangat menyelimuti ruang pertemuan saat jemaat, kolega, dan kerabat dari berbagai profesi berbaur dalam jamuan prasmanan.

Kebersamaan ini menjadi langkah awal bagi para Majelis baru untuk mendengar langsung aspirasi jemaat. Hal ini sejalan dengan tuntutan pelayanan modern yang menuntut adanya interaksi aktif antara pemimpin dan masyarakat guna merumuskan program kerja yang tepat guna hingga tahun 2030 mendatang.

Optimisme Menuju Masa Depan
Acara ditutup dengan doa bersama, menitipkan harapan agar jajaran Majelis yang baru dilantik senantiasa diberikan hikmat dalam memimpin. Dengan mengusung semboyan “Mengakar, Bertumbuh, dan Berbuah”, GIA Mojosari kini melangkah dengan penuh keyakinan untuk menjadi mercusuar kasih dan pilar kesejahteraan di wilayah Mojosari dan sekitarnya.

Tuhan Yesus senantiasa memberkati langkah pelayanan kita bersama.
Syalom.(DN)

Leave a Reply