Rutan Gresik Gelar Bakti Sosial, Bantu Ekonomi Keluarga Warga Binaan dengan Sembako
GRESIK – KORAN MERAH PUTIH Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, yang berada di bawah Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya pada nilai-nilai kemanusiaan melalui kegiatan bakti sosial. Pada Rabu (28/1), institusi ini menyelenggarakan pembagian paket sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi keluarga warga binaan.
Kegiatan ini merupakan wujud empati dan tanggung jawab sosial Rutan Gresik, mengingat keluarga warga binaan sering menghadapi tekanan ekonomi saat anggota keluarga menjalani masa pidana. Bantuan sembako diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok dan meringankan beban hidup mereka.
Selain bantuan material, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan dukungan moril agar keluarga warga binaan merasa diperhatikan dan tidak sendiri dalam menghadapi kesulitan. Melalui pendekatan humanis ini, Rutan Gresik berupaya menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari implementasi nilai-nilai pemasyarakatan yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan kepedulian sosial. “Kami menyadari bahwa dampak pemidanaan tidak hanya dirasakan oleh warga binaan, tetapi juga oleh keluarga yang mereka tinggalkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan dukungan nyata agar keluarga tetap memiliki semangat dan merasa diperhatikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa solidaritas dan semangat gotong royong di lingkungan Rutan maupun masyarakat. “Harapan kami, bantuan ini dapat sedikit meringankan beban ekonomi sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan dan solidaritas sosial. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjalankan pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan,” tambahnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Rutan Gresik berharap dapat terus berkontribusi positif dalam menjawab tantangan sosial serta memperkuat nilai kepedulian, kebersamaan, dan gotong royong sebagai bagian dari upaya membangun pemasyarakatan yang lebih humanis dan berkeadilan.(DN)

