Rutan Gresik Terapkan Langkah Preventif, Cek Sarpras dan Jaga Kesejahteraan Warga Binaan

Img 20260127 wa0069

GresikKoran Merah Putih Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik, yang berada di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus mengedepankan sistem kerja yang terstruktur untuk meningkatkan keamanan dan kualitas layanan bagi warga binaan. Pada Selasa (27/1), pihaknya menggelar kegiatan kontrol keliling menyeluruh untuk mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana (sarpras) di seluruh area kompleks, dengan fokus utama pada blok hunian warga binaan.

Kegiatan ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, bersama dengan tim dari Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR). Tahap pertama pengecekan dilakukan di area kolam ikan, yang merupakan bagian integral dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa program budidaya ikan berjalan sesuai target, serta semua infrastruktur pendukungnya dalam kondisi aman dan layak untuk mendukung aktivitas produktif warga binaan.

Setelah menyelesaikan peninjauan di area kolam ikan, rombongan melanjutkan ke Blok Hunian A. Di sini, Eko Widiatmoko secara cermat memeriksa berbagai aspek, mulai dari kebersihan lingkungan sekitar, kelayakan fasilitas dalam kamar hunian, hingga memastikan tidak ada potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di rutan. Selain itu, ia juga melaksanakan sesi dialog yang hangat dan humanis dengan salah satu warga binaan, guna mendengar langsung aspirasi mereka serta memastikan bahwa kondisi kesejahteraan mereka tetap terjaga dengan baik.

Kegiatan kontrol keliling kemudian dilanjutkan ke ruang Wartelsuspas. Pengecekan pada fasilitas komunikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa layanan yang disediakan beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku, aman dalam penggunaannya, serta dapat diakses secara adil dan tertib oleh seluruh warga binaan.

Eko Widiatmoko menjelaskan bahwa kegiatan rutin ini merupakan bentuk komitmen yang kuat dari jajaran Rutan Gresik dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif dan mendukung proses pembinaan. “Kegiatan kontrol sarana dan prasarana yang kami lakukan secara berkelanjutan bukan hanya bertujuan untuk mendeteksi dini potensi masalah keamanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap warga binaan mendapatkan haknya untuk tinggal dalam kondisi hunian yang bersih, layak, dan aman,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa upaya penguatan keamanan di Rutan Gresik tidak hanya berfokus pada aspek pengawasan fisik, tetapi juga diimbangi dengan pendekatan yang penuh perhatian serta program pembinaan yang berkelanjutan. Melalui konsistensi dalam menerapkan langkah-langkah preventif ini, diharapkan stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Gresik dapat terus terjaga dengan baik untuk mendukung keberhasilan proses pemasyarakatan.(DN)

Leave a Reply