ROYAL HOUSE NUSANTARA DAN ORDO TEMPLARIA EKLETIK INTERNATIONAL RESMI JALIN PERSAUDARAAN INTERNASIONAL UNTUK PERDAMAIAN DAN WARISAN BUDAYA

Img 20260125 wa0059

RHN, 24 Januari 2026 –KORAN MERAH PUTIH Royal House Nusantara (RHN) telah menandatangani perjanjian Persaudaraan Kebangsawanan Internasional dengan Ordo Templaria Ekletik International (OTE) di Gran Oriente, Saint Petersburg, Rusia. Perjanjian abadi ini menjadi langkah penting dalam menguatkan kerja sama lintas negara dalam bidang kemanusiaan, perdamaian global, serta pelestarian tradisi dan nilai kesatriaan yang dijunjung tinggi kedua lembaga.
Img 20260125 wa0058

Perwakilan Tinggi yang Melakukan Penandatanganan

Dari Royal House Nusantara, perjanjian ditandatangani oleh dua pendirinya: RM. Guntur Eko Widodo yang juga menjabat sebagai Secretary General, serta Prof DR. Grand Prince Muhammad S.Ridwan P.HD yang berfungsi sebagai Chair Persons. Sementara pihak Ordo Templaria Ekletik International diwakili oleh S.A.R. Excmo, Don Erick Jhovanny Flores Alvarez dan Sir Eleazar Warsonophius, yang mewakili Divisi Kerajaan dan Rumah-Rumah Kerajaan OTE.

Tujuan Strategis yang Akan Dicapai

Perjanjian ini memiliki sejumlah tujuan utama yang dirancang untuk memberikan kontribusi positif bagi dunia, antara lain:

– Mempererat hubungan persahabatan, kerja sama diplomatik, dan pertukaran budaya antar rumah kerajaan di kancah internasional.
– Melestarikan serta mempromosikan tradisi bersama, warisan sejarah, dan nilai-nilai kesatriaan sebagai pondasi kerjasama.
– Mendukung terwujudnya perdamaian dunia, pemulihan nilai leluhur, saling pengertian antar bangsa, serta kerja sama yang bermanfaat.
– Memberikan pengakuan dan penghormatan timbal balik terhadap gelar kebangsawanan, pangkat, dan status, termasuk menyelenggarakan seremonial yang sah dan sesuai aturan.
– Menunjukkan peran penting rumah-rumah berdaulat dalam menyumbang pada kemajuan dan keharmonisan kehidupan modern.

Prinsip Kerja Sama yang Mengedepankan Hormat Menghormati

Kedua belah pihak sepakat menjalankan kerja sama berdasarkan prinsip-prinsip berikut:

– Saling menghormati kedaulatan, tradisi, adat istiadat, dan struktur hierarki masing-masing lembaga.
– Mendukung secara timbal balik program budaya, pendidikan, kegiatan kemanusiaan, dan inisiatif diplomatik.
– Melakukan pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan sumber daya untuk melindungi serta mengembangkan warisan sejarah.
– Memfasilitasi pembentukan hubungan diplomatik dengan pihak ketiga dan mendukung kepentingan bersama serta masing-masing lembaga.

Berbagai Bentuk Interaksi Kolaboratif yang Akan Dilaksanakan

Untuk mewujudkan tujuan dan prinsip kerja sama tersebut, kedua lembaga akan melaksanakan aktivitas bersama, antara lain:

– Menyelenggarakan acara kolaboratif seperti festival budaya, pameran sejarah, konferensi internasional, dan upacara pengakuan gelar kebangsawanan.
– Melakukan pertukaran delegasi untuk mempererat hubungan personal, memperkuat kerja sama diplomatik, dan memperdalam pemahaman antar kebangsawanan.
– Mengembangkan proyek bersama yang fokus pada amal sosial, bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, serta pelestarian situs dan benda bersejarah.
– Membentuk sistem pengakuan dan pertukaran gelar kebangsawanan, lambang kebesaran, dan tanda kehormatan sesuai tradisi dan hukum masing-masing wilayah.
– Melaksanakan inisiatif diplomatik bersama untuk memperkuat stabilitas global, perdamaian antar negara, dan kerja sama lintas budaya.

Ketentuan Penutup Perjanjian

Perjanjian ini mulai berlaku sejak tanggal penandatanganan dan dapat diubah atau diperluas berdasarkan kesepakatan bersama. Sebagai simbol persahabatan dan kerja sama berbasis nilai-nilai bersama, perjanjian tidak menimbulkan kewajiban hukum di luar tujuan yang telah ditentukan. Komitmen kedua lembaga dalam menjalankan misi ini juga diserahkan kepada Tuhan Bapa dan Kristus Tuhan beserta seluruh para Kudus sebagai bentuk kesaksian spiritual.

Rilis resmi ini diterbitkan oleh Royal House Nusantara melalui Founder sekaligus Secretary General RM. Guntur Eko Widodo dan Founder sekaligus Chair Persons Prof DR. Grand Prince Muhammad S.Ridwan P.HD.(Red)

Leave a Reply