Isra Mi’raj 1447 H Diperingati Rutan Kelas IIB Gresik, Ukhuwah dan Spirit Keimanan Jadi Fondasi Pembangunan Sistem Pemasyarakatan yang Humanis
Gresik –Koran Merah Putih Jum’at (16/1/2026) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia melalui Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik, menyelenggarakan rangkaian kegiatan memperingati peristiwa agung Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, dengan mengusung pesan keagamaan yang mendalam yang menekankan pentingnya penguatan tali persaudaraan dan semangat keimanan sebagai dasar utama dalam menjalankan seluruh aspek kehidupan serta pelaksanaan tugas di lingkungan institusi pemasyarakatan.
Acara peringatan yang dihadiri oleh seluruh jajaran pejabat struktural, staf, dan pegawai Rutan Kelas IIB Gresik ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyampaikan ucapan selamat, melainkan juga dijadikan sebagai momentum untuk mengingatkan kembali nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj. Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik, Eko Widiatmoko, dalam kesempatan tersebut secara khidmat dan penuh penghormatan menyampaikan ucapan selamat memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umat Muslim di Indonesia, dengan penyorotan khusus kepada keluarga besar institusi pemasyarakatan yang berada di seluruh wilayah Provinsi Jawa Timur.
Momentum peringatan Isra Mi’raj tahun ini dimaknai secara mendalam sebagai wadah spiritual yang sarat dengan makna, yang berfungsi untuk memperkuat landasan keimanan yang kokoh, meningkatkan tingkat ketakwaan kepada Allah SWT, serta menjadi ajang untuk terus mengembangkan dan menguatkan akhlak mulia bagi setiap individu yang terlibat dalam dunia pemasyarakatan. Dalam pesan resmi yang disampaikannya, Eko Widiatmoko menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj bukanlah sekadar peringatan mengenai perjalanan luar biasa yang dilakukan oleh Rasulullah SAW dari Kota Mekah menuju Baitul Maqdis kemudian melanjutkan perjalanan hingga ke langit-langit, melainkan juga menyimpan pesan yang sangat mendalam tentang pentingnya menjalankan ibadah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, menjaga kedisiplinan spiritual dalam kehidupan sehari-hari, serta mempererat hubungan persaudaraan antarsesama tanpa memandang perbedaan latar belakang sosial, pendidikan, maupun jabatan yang diemban.
“Dalam keberkahan yang melimpah yang datang bersama peristiwa Isra Mi’raj, mari kita bersatu untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah yang erat dan kokoh, terus meningkatkan kualitas ibadah kita kepada Allah SWT, serta secara konsisten dan terus-menerus menebarkan kebaikan kepada seluruh sesama manusia,” demikian pesan yang disampaikan dengan penuh semangat oleh Kepala Rutan Kelas IIB Gresik.
Selain mengangkat aspek spiritual dan persaudaraan, ia juga menekankan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj memiliki hubungan yang sangat erat dengan pelaksanaan tugas dan fungsi utama yang diemban oleh institusi pemasyarakatan. Sebagai lembaga negara yang bertanggung jawab dalam pembinaan dan pembentukan karakter positif bagi warga binaan, seluruh jajaran Rutan Gresik dituntut untuk senantiasa mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi, menerapkan prinsip keadilan yang adil dan merata, serta memberikan contoh keteladanan yang baik dalam setiap tahapan pelaksanaan tugas. Semangat dan nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj diharapkan dapat menjadi kekuatan penguat moral yang kuat serta landasan etika kerja yang kokoh bagi seluruh pegawai, sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat luas maupun kepada warga binaan dapat semakin profesional, transparan, dan memiliki integritas yang tinggi.
Peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini juga dijadikan sebagai sarana yang sangat berharga untuk melakukan refleksi diri yang mendalam bagi seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Gresik. Melalui refleksi tersebut, diharapkan setiap individu dapat terus meningkatkan kualitas ibadah pribadi, memperbaiki akhlak serta perilaku dalam kehidupan sehari-hari, serta mempererat hubungan persaudaraan yang erat – baik di lingkungan kerja dalam institusi pemasyarakatan maupun dalam kehidupan bermasyarakat secara luas. Semangat ukhuwah yang kuat dan rasa kebersamaan yang solid diyakini mampu menciptakan suasana kerja yang harmonis, kondusif, serta penuh dengan nilai-nilai spiritual yang dapat memberikan dukungan optimal dalam mencapai tujuan utama institusi pemasyarakatan, yaitu mencetak manusia yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain aspek kerja dan lingkungan institusi, momentum Isra Mi’raj juga diharapkan dapat menjadi dorongan yang besar bagi seluruh pegawai Rutan Gresik untuk secara aktif dan proaktif menebarkan kebaikan dalam setiap peran dan fungsi yang diemban, baik sebagai aparatur negara yang memiliki tanggung jawab besar terhadap negara dan rakyat maupun sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat. Nilai keikhlasan dalam setiap tindakan yang dilakukan, kesabaran dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul, serta rasa tanggung jawab yang besar terhadap tugas dan masyarakat – yang semuanya menjadi inti dari makna peristiwa Isra Mi’raj – menjadi landasan penting dalam upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, progresif, dan berorientasi pada pembinaan serta perbaikan diri bagi setiap warga binaan.
Dengan penuh semangat dalam merayakan peringatan Isra Mi’raj 27 Rajab 1447 H, seluruh jajaran Rutan Kelas IIB Gresik menyatakan komitmen yang teguh dan tidak tergoyahkan untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada negara dan masyarakat, memperkuat integritas serta profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas, serta senantiasa menjaga dan mengamalkan nilai-nilai religius dalam aktivitas kerja sehari-hari. Semoga keberkahan yang datang bersama peringatan Isra Mi’raj dapat membawa berkah kebaikan yang luas dan melimpah, kedamaian yang abadi serta stabil, serta kemajuan yang nyata dan berkelanjutan bagi seluruh keluarga besar Rutan Gresik, institusi pemasyarakatan secara keseluruhan, maupun masyarakat luas di wilayah Gresik dan sekitarnya.(DN)

