Antisipasi Kerawanan Akhir Tahun, Rutan Gresik Gelar Pengamanan Terpadu Jelang 2026

Oplus 131072

GresikKoran Merah Putih Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik yang berada di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus meningkatkan kesiapsiagaan keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Upaya tersebut dilakukan guna memastikan stabilitas keamanan dan ketertiban tetap terjaga selama momentum akhir tahun yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi.

Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah pelaksanaan kegiatan kontrol blok hunian yang digelar pada Rabu, 31 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan unsur Koramil Cerme dan Polsek Cerme, sebagai bentuk sinergi lintas sektor antara Rutan Gresik dengan TNI dan Polri dalam menjaga kondusivitas lingkungan pemasyarakatan.

Kontrol blok hunian tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, serta diikuti oleh jajaran pejabat struktural Rutan Gresik dan personel gabungan dari TNI dan Polri. Seluruh blok hunian warga binaan menjadi sasaran pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan sesuai dengan prosedur pengamanan yang berlaku.

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan terhadap kondisi kamar hunian, sarana dan prasarana yang digunakan warga binaan, serta melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas warga binaan di masing-masing blok. Selain itu, petugas juga memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam rutan.

Kepala Rutan Gresik, Eko Widiatmoko, menyampaikan bahwa kegiatan kontrol blok hunian merupakan bagian dari langkah deteksi dini untuk meminimalkan risiko terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib). Menurutnya, kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh jajaran menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif, khususnya menjelang perayaan Tahun Baru.

Ia juga menegaskan pentingnya sinergi dengan unsur TNI dan Polri dalam memperkuat sistem pengamanan pemasyarakatan. “Kolaborasi dengan Koramil Cerme dan Polsek Cerme merupakan wujud komitmen kami dalam menjaga keamanan bersama. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan rasa aman tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi seluruh petugas,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis serta menghormati hak-hak warga binaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pendekatan ini sejalan dengan komitmen Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, serta berorientasi pada pembinaan.

Dengan dilaksanakannya pengamanan terpadu ini, Rutan Gresik berharap situasi keamanan dan ketertiban selama perayaan pergantian Tahun Baru 2026 dapat terjaga dengan baik. Lingkungan rutan yang aman dan kondusif diharapkan mampu mendukung kelancaran proses pembinaan warga binaan serta memberikan rasa aman bagi seluruh pihak yang berada di dalam maupun di sekitar Rutan Gresik.(DN)

Leave a Reply