Rutan Surabaya Siapkan Pengamanan Berlapis Sambut Natal dan Tahun Baru 2026

Inshot 20251203 080806850

SurabayaKoran Merah Putih Menjelang datangnya perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya meningkatkan kesiagaan dengan memperketat pengamanan di seluruh lini. Kepala Rutan Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, memimpin langsung rapat koordinasi internal pada 1 Desember 2025 di Aula Gedung Teknis untuk mematangkan persiapan menghadapi lonjakan aktivitas akhir tahun.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-42.OT.02.02 Tahun 2025, yang menginstruksikan seluruh satuan kerja pemasyarakatan di bawah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk memasuki status siaga penuh selama momentum perayaan besar. Tingginya mobilitas masyarakat, khususnya kunjungan keluarga warga binaan, menjadi faktor utama penguatan keamanan.

Dalam pertemuan tersebut, Tristiantoro bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), Hengki Giantoro, menyampaikan sejumlah instruksi strategis. Peningkatan frekuensi kontrol keliling dan pengawasan, pengetatan pemeriksaan terhadap orang maupun barang, serta evaluasi ulang Standar Operasional Prosedur (SOP) layanan menjadi fokus utama. Penyesuaian SOP diperlukan agar pelayanan tetap optimal dan tertib meskipun terjadi lonjakan pengunjung.

Pengamanan Diperketat, Layanan Tetap Humanis

Tristiantoro menegaskan bahwa peningkatan pengamanan tidak boleh mengurangi kualitas layanan publik. Seluruh petugas diminta tetap mengedepankan prinsip pelayanan yang ramah, aman, tertib, dan humanis. Hal ini penting karena momen Natal biasanya memicu peningkatan signifikan pada kunjungan keluarga warga binaan, sehingga kesiapan petugas, fasilitas, dan mekanisme layanan harus benar-benar optimal.

Ia juga mengimbau petugas untuk memperkuat koordinasi antar-seksi, bekerja responsif, serta memastikan setiap proses berjalan efisien tanpa menimbulkan penumpukan antrean atau hambatan pelayanan. Pendekatan proaktif diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan dan sekaligus memberi kenyamanan bagi masyarakat yang datang.

Teknologi Pengawasan Dimaksimalkan

Dalam arahannya, Tristiantoro turut menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi sebagai pilar utama pengamanan akhir tahun. Sistem CCTV, pemantauan gerbang otomatis, serta perangkat pengawasan lainnya harus dipastikan berfungsi optimal demi mendukung deteksi dini terhadap potensi kerawanan.

Penempatan petugas secara strategis di area kunjungan, pos pintu utama, titik penyaringan barang bawaaan, serta blok hunian menjadi bagian dari strategi pengamanan menyeluruh yang diterapkan selama masa siaga. Setiap titik rawan akan dijaga lebih ketat untuk memastikan keamanan lingkungan rutan berjalan stabil.

Koordinasi lintas seksi juga diperkuat untuk memastikan tidak ada celah pengawasan. Integrasi kerja antarbidang informasi, pengamanan, dan administrasi menjadi kunci untuk menjaga agar pelayanan dan keamanan berjalan seimbang.

Kesigapan Maksimal untuk Akhir Tahun yang Kondusif

Menutup arahannya, Tristiantoro menegaskan komitmen Rutan Surabaya untuk menjaga situasi tetap kondusif selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia berharap seluruh jajaran menjalankan instruksi dengan penuh tanggung jawab dan profesionalitas.

“Pengamanan yang maksimal dan pelayanan yang humanis adalah kunci menjaga stabilitas rutan pada momentum akhir tahun. Kami ingin memastikan seluruh aktivitas berjalan tertib dan sesuai standar,” ujarnya.

Dengan persiapan matang, pengawasan intensif, serta sinergi lintas unit, Rutan Surabaya optimistis mampu menyediakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan maupun masyarakat yang mengakses layanan selama libur akhir tahun.(DN)

Leave a Reply