Persida Sidoarjo Ukir Sejarah di Liga 4, Lolos 8 Besar dan Menanti Sokongan Serius Daerah

Img 20260202 wa0132

Sidoarjo —Koran Merah Putih Senin (2/2/26) Langkah Persida Sidoarjo di ajang Liga 4 PSSI musim ini menjadi sorotan publik sepak bola Jawa Timur. Klub kebanggaan Kota Delta tersebut sukses memastikan tiket ke babak 8 besar, sebuah pencapaian prestisius yang menandai kebangkitan Persida sekaligus membuka harapan besar untuk melangkah ke level sepak bola nasional.

Keberhasilan ini terasa semakin istimewa karena diraih di tengah keterbatasan pendanaan. Namun berkat kepemimpinan Ketua Askab PSSI Kabupaten Sidoarjo, Puji Daryo, Persida mampu menjawab keraguan dengan prestasi. Dari tim yang sebelumnya jauh dari ekspektasi, Persida kini berdiri sejajar dengan tim-tim kuat Liga 4 dan menjadi salah satu kontestan yang diperhitungkan.

Puji Daryo dinilai berhasil menerapkan sentuhan manajerial yang tepat, ditopang pembinaan berkelanjutan serta kepercayaan penuh kepada para pemain. Kombinasi tersebut menjadi fondasi kuat yang mengantarkan Persida melaju ke fase krusial kompetisi.

“Pemain Persida Sidoarjo saat ini dalam kondisi terbaik. Dengan bangga saya sampaikan, Persida siap menghadapi kontestasi 8 besar Liga 4 PSSI. Saya yakin Persida akan kembali mencatat sejarah,” ujar Puji Daryo optimistis.

Perjalanan Persida juga semakin solid berkat dukungan luar biasa dari para suporternya. Ribuan pendukung setia terus mengawal Persida di setiap laga, menciptakan atmosfer pertandingan yang penuh semangat dan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain di lapangan. Loyalitas suporter ini menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi Persida dalam menghadapi laga-laga penentuan.

Menjelang babak 8 besar, Puji Daryo secara terbuka berharap adanya dukungan yang lebih nyata dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, khususnya Bupati Sidoarjo. Menurutnya, keterlibatan dan perhatian pemerintah daerah akan menjadi dorongan besar bagi Persida untuk naik ke level prestasi berikutnya.

Dalam wawancara khusus bersama MAKINews.com, Puji Daryo menegaskan bahwa tantangan terbesar Persida saat ini bukan soal kesiapan tim, melainkan dukungan eksternal yang dibutuhkan untuk menopang ambisi besar klub.

“Saya hanya berharap dukungan dan perhatian lebih maksimal dari Bupati Sidoarjo. Apalagi Abah Subandi dikenal hobi sepak bola dan rutin bermain setiap pekan. Dukungan beliau tentu sangat berarti bagi Persida,” ungkapnya.

Selain fokus pada prestasi tim, Askab PSSI Sidoarjo juga tengah melakukan penataan administrasi terhadap basis suporter Persida. Dari pendataan awal, jumlah suporter loyal telah mencapai lebih dari 5.000 orang, dan diyakini masih akan terus bertambah seiring meningkatnya prestasi klub.

“Ini baru pendataan awal dan masih jauh dari selesai. Kami yakin jumlah suporter Persida akan terus bertambah,” tambah Puji Daryo yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Wunut, Sidoarjo.

Dengan prestasi yang terus menanjak dan basis suporter yang kuat, Persida Sidoarjo dinilai layak mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah, termasuk peluang menghadirkan sponsor besar melalui optimalisasi program Corporate Social Responsibility (CSR). Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat pembiayaan klub secara berkelanjutan.

Menatap babak 8 besar Liga 4 yang dijadwalkan berlangsung sekitar Juni 2026, manajemen Persida juga merancang pembentukan training center dengan mendatangkan pelatih khusus. Program ini ditujukan untuk semakin mematangkan aspek teknis, strategi, dan mental bertanding para pemain.

Kini, Persida Sidoarjo berada di titik krusial—antara kebanggaan atas capaian saat ini dan harapan besar menuju masa depan. Dengan sinergi antara manajemen, pemain, suporter, dan dukungan penuh pemerintah daerah, Persida diyakini mampu melangkah lebih jauh dan mengharumkan nama Sidoarjo di panggung sepak bola nasional.

Bravo Persida Sidoarjo. Momentum emas ini diharapkan menjadi awal era baru kejayaan sepak bola Kota Delta.(Red)

Leave a Reply