Transformasi Pengelolaan Anggaran Jadi Fokus Rakerda BPN Jawa Timur 2026
SURABAYA –KORAN MERAH PUTIH Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 resmi dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ BPN (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (26/01/2026) diadakan secara hibrida – virtual melalui aplikasi Zoom dengan titik kumpul fisik di Ruang Reforma Agraria Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur.
Dalam arahan pembukaan, Sekjen menekankan perlunya transformasi paradigma dalam pengelolaan anggaran di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Menurutnya, pengelolaan anggaran harus berperan sebagai instrumen strategis dalam mengeksekusi kebijakan dan mewujudkan visi pimpinan kementerian, bukan lagi hanya rutinitas administratif. Ia juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam pemanfaatan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk menjalankan Prioritas Nasional dan memastikan setiap program memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“DIPA bukan sekadar daftar belanja atau rutinitas administratif. DIPA adalah instrumen utama untuk mewujudkan visi Bapak Menteri dan menjalankan Prioritas Nasional. Setiap rupiah yang tertuang harus menjadi daya dorong bagi tercapainya target-target strategis kementerian,” tegas Dalu Agung Darmawan.
Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Timur, Asep Heri, mengajak seluruh jajaran untuk aktif berkontribusi dalam forum diskusi ini. “Saya berharap seluruh jajaran di Jawa Timur dapat berkontribusi aktif. Kita harus memastikan bahwa perencanaan yang kita buat selaras dengan arahan pusat dan dapat dieksekusi dengan disiplin tinggi demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.
Rakerda Tahun 2026 difokuskan pada pembahasan pelaksanaan kegiatan sepanjang tahun anggaran 2026, berfungsi sebagai instrumen pengendalian mutu mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi kinerja anggaran guna menjamin efektivitas dan akuntabilitas. Sebagai bagian dari upaya memperkuat substansi pembahasan, sejumlah narasumber hadir secara virtual, antara lain Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara (BMN), Kepala Subdirektorat Penatagunaan Tanah, serta Koordinator Subdirektorat Pembinaan Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah IIA, yang masing-masing memberikan penjelasan terkait tugas dan fungsi untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan implementasi di daerah.
Acara turut dihadiri secara langsung oleh pejabat penting seperti Direktur Jenderal Penataan Agraria Embun Sari, Staf Khusus Bidang Reforma Agraria Rezka Yulia, Direktur Pengukuran dan Pemetaan Kadastral Hendy Pranabowo, Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Bidang, serta Tim Analis Kanwil BPN Jawa Timur. Selain itu, seluruh Kepala Kantor Pertanahan se-Jawa Timur, Kepala Subbagian Tata Usaha, hingga seluruh Kepala Seksi di masing-masing unit kerja juga mengikuti kegiatan ini secara komprehensif. Melalui Rakerda ini, diharapkan seluruh jajaran BPN Jawa Timur mampu menyusun perencanaan yang terarah, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan pertanahan bagi masyarakat.(DN)

