18 Januari: Hari Jadi Prussia Raya Rangkai Persahabatan Antarbangsawan Global dan Nusantara Jakart

Img 20260115 wa0160

JakartaKoran Merah Putih Kamis (15/1/26) Dalam suasana penuh persaudaraan lintas bangsa dan kebudayaan, Head Ambassador of Sovereign Knightly Order of The Kingdom Prussia, Prof. Dr. Pangeran Mohammad Soleh Ridwan, bersama seluruh Royal Families Nusantara, menghadirkan ucapan selamat dan penghormatan yang mendalam kepada Yang Mulia Duchess Marina von der Wolff pada momen peringatan Hari Jadi Prussia Raya, sebuah tradisi yang selalu diperingati setiap tanggal 18 Januari.

Dukungan terhadap ucapan tersebut juga diperkuat oleh Trah Bangsawan Nusantara yang memiliki hubungan keturunan langsung dengan Amangkurat IV Mataram Islam, yaitu Raden Guntur Eko Widodo – yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Gerakan Indonesia Anti Narkotika. Momentum peringatan ini tidak sekadar menjadi ajang merayakan sejarah, melainkan diangkat sebagai simbol persatuan, kehormatan, dan kelanjutan nilai-nilai kebangsawanan, kemanusiaan, serta peradaban yang senantiasa mengedepankan ilmu pengetahuan dan pengabdian sosial bagi kesejahteraan masyarakat.

Yang Mulia Duchess Marina von der Wolff merupakan Adipati Wanita Kerajaan Prusia sekaligus istri dari Grand Master Ordo Ksatria Berdaulat Kerajaan Prusia. Lahir tahun 1994, sosok bangsawan kontemporer ini dikenal dengan dedikasi tinggi di bidang akademik, kebudayaan, dan pengembangan intelektual. Beliau menyandang gelar Magister Ekonomi dan telah aktif terlibat dalam berbagai konferensi ilmiah dan praktis, khususnya pada bidang ekonomi, manajemen, dan manajemen produksi, baik di tingkat dalam negeri maupun pada tataran internasional.

Dalam kiprah profesionalnya saat ini, Duchess Marina von der Wolff memegang berbagai peran strategis dan bergengsi yang mencerminkan kontribusinya yang luas. Ia menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Rumah Penerbitan “Queen Louise” serta Pemimpin Redaksi majalah “Kerajaan Prusia: Masa Lalu, Sekarang, dan Masa Depan”. Selain itu, beliau juga berperan sebagai pengajar di Institut Perawan Mulia St. Ratu Jadwiga, serta menjabat sebagai kurator dalam sejumlah proyek penting seperti Proyek Mode Dikte Prusia, Proyek Konservasi Alam, dan Kepala Proyek Perpustakaan Kerajaan Prusia yang berperan sebagai pelindung warisan budaya bangsanya.

Sebagai bentuk pengabdian dalam tradisi kebangsawanan yang kaya makna, Duchess Marina juga menyandang gelar Nyonya Besar Ordo Puteri Wilhelmina – anugerah kehormatan yang diberikan khusus kepada wanita-wanita terhormat dan anggota keluarga bangsawan yang terbukti memiliki dedikasi luar biasa dalam menjaga serta mengamalkan nilai-nilai luhur kerajaan.

Pengakuan terhadap kontribusi dan peran pentingnya tidak hanya datang dari kawasan Eropa, melainkan juga dari Nusantara. Pada tanggal 15 September 2025, Duchess Marina dianugerahi gelar kehormatan “Puteri Mentari” atau “Putri Agung” berdasarkan keputusan resmi Maharaja Kesultanan Batara Saur Darussalam (wilayah Riau, Sumatra, Indonesia). Penghargaan ini menjadi bukti konkret serta simbol hubungan spiritual dan budaya yang erat antara bangsawan Prusia dengan kerajaan-kerajaan Nusantara yang memiliki akar sejarah yang mendalam.

Selain itu, Duchess Marina von der Wolff juga tercatat sebagai penerima berbagai tanda kehormatan dan ordo bergengsi dari berbagai wilayah dan dinasti, antara lain Ordo Putri Wilhelmina, Ordo Dinasti Sultan Eirthis Malayu Kampar, Ordo Dinasti Sultan Karaton Glagah Wangi Demak, Ordo Dinasti Sultan Kachirebonan, Ordo Pangeran Pasarean dari Cirebon, serta Ordo Dinasti Keluarga Kerajaan Mataram. Beliau juga merupakan anggota Nyonya Ordo Neustria, yang semakin mengukuhkan posisinya sebagai figur bangsawan internasional yang dihormati secara luas.

Di luar aktivitas resmi dan akademiknya yang padat, Duchess Marina dikenal memiliki minat yang mendalam pada dunia fashion, jurnalisme, sejarah Prusia, serta seni menjahit yang menjadi bagian dari warisan budaya. Kepribadiannya yang anggun dan berwawasan luas menjadikannya sosok sentral yang dinantikan dalam berbagai acara sosial dan pertemuan bangsawan internasional. Tak hanya itu, beliau juga merupakan pemilik tanah bersejarah Klein Bayoren yang terletak di wilayah bekas Prusia Timur – sebuah tempat yang menjadi saksi bisu akan perjalanan panjang dan sejarah yang kaya dari bangsanya.

Peringatan Hari Jadi Prussia Raya setiap tanggal 18 Januari tidak hanya menjadi momen refleksi terhadap sejarah panjang bangsa Prusia, melainkan juga sebagai simbol kesinambungan nilai-nilai kehormatan, budaya, dan kemanusiaan yang universal. Ucapan selamat dari Head Ambassador Sovereign Knightly Order of The Kingdom Prussia bersama Royal Families Nusantara ini diharapkan dapat semakin mempererat tali persahabatan antarbangsa serta memperkuat peran penting kebangsawanan dalam menjaga perdamaian dunia, perkembangan ilmu pengetahuan, dan nilai-nilai luhur peradaban manusia secara menyeluruh.(DN)

Leave a Reply