Rutan Surabaya Tegaskan Kepemimpinan Bersih, Gelar Tes Urin Serentak Pimpinan UPT Pemasyarakatan Jatim

Img 20260106 wa0163

SIDOARJOKORAN MERAH PUTIH Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih melalui pelaksanaan tes urin serentak bagi seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Timur. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 6 Januari 2026, bertempat di Aula Rutan Kelas I Surabaya, dan dihadiri langsung oleh Kepala Rutan Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, beserta seluruh pimpinan UPT pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur.

Tes urin serentak ini digelar sebagai langkah strategis untuk memastikan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Lebih dari sekadar prosedur rutin, kegiatan ini juga menjadi simbol penting bahwa integritas pimpinan merupakan pondasi utama dalam menjalankan amanat jabatan dan menjadi teladan bagi seluruh jajaran di bawahnya.

Pelaksanaan tes urin diawasi secara ketat oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung objektif, akuntabel, dan transparan. Pengawasan langsung ini sekaligus menegaskan bahwa kepemimpinan yang bersih dan profesional merupakan cermin dari tata kelola pemasyarakatan yang baik dan berorientasi pada pelayanan publik.

Dalam arahannya, Tristiantoro Adi Wibowo menekankan bahwa tes urin bukan hanya formalitas administrasi. Menurutnya, pimpinan yang menunjukkan integritas tinggi akan membawa dampak positif bagi seluruh sistem layanan di rutan, mulai dari pelayanan tahanan, pembinaan warga binaan, hingga pelayanan publik yang profesional dan dapat dipercaya.

“Tes urin serentak ini merupakan bukti nyata komitmen kami untuk memastikan seluruh jajaran bekerja bersih, disiplin, dan bertanggung jawab. Integritas pimpinan harus menjadi contoh bagi seluruh petugas agar pelayanan pemasyarakatan di Rutan Surabaya semakin profesional dan dapat diandalkan masyarakat,” tegas Tristiantoro.

Kegiatan ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) serta Ditjenpas dalam memperkuat reformasi birokrasi dan menciptakan lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Pelaksanaan tes urin secara rutin bagi pimpinan UPT tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga edukatif, menekankan pentingnya kepemimpinan bersih sebagai fondasi untuk meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan.

Dampak dari kegiatan ini diyakini akan langsung dirasakan oleh masyarakat dan warga binaan. Dengan pimpinan yang bersih dan profesional, kualitas layanan di rutan dapat meningkat, menjadi lebih transparan, adil, dan berorientasi pada hak-hak warga binaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan menumbuhkan budaya kerja yang jujur, disiplin, dan akuntabel di seluruh jajaran pemasyarakatan Jawa Timur.

Melalui tes urin serentak ini, Rutan Kelas I Surabaya menegaskan komitmennya untuk menjadi teladan integritas bagi seluruh pimpinan UPT Pemasyarakatan di wilayah Jawa Timur. Langkah ini sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang bersih, humanis, profesional, dan berkeadilan di tahun 2026 dan seterusnya, sebagai upaya nyata membangun kepercayaan publik terhadap lembaga pemasyarakatan.(DN)

Leave a Reply