Dialog Hangat Pendam V/Brawijaya dan Media, Perkuat Ketahanan Informasi di Era Digital

Img 20260105 wa0142

Surabaya –Koran Merah Putih Penerangan Kodam (Pendam) V/Brawijaya kembali menegaskan komitmennya dalam membangun komunikasi yang terbuka dan berkelanjutan dengan insan pers. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coffee Morning Media yang digelar sebagai bagian dari program Bimbingan Media (Bin Media) Kodam V/Brawijaya. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembinaan bidang media sekaligus memantapkan sinergitas antara TNI AD dan insan pers sebagai mitra penting dalam pengelolaan informasi publik.

Kegiatan Coffee Morning dilaksanakan pada Senin pagi (5/1/2026) di Cafe Kirana, kawasan Lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya. Suasana santai dan penuh keakraban mewarnai jalannya acara yang dihadiri oleh jajaran Pendam V/Brawijaya bersama para jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, dan daring yang selama ini aktif mengikuti dan memberitakan berbagai aktivitas Kodam V/Brawijaya.

Meski dikemas secara sederhana, forum komunikasi ini memiliki makna strategis yang mendalam. Pendam V/Brawijaya menegaskan bahwa media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi merupakan mitra strategis TNI dalam membangun pemahaman publik yang benar dan bertanggung jawab. Melalui peran media, informasi yang disampaikan kepada masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas, meningkatkan kepercayaan publik, serta menghadirkan pemberitaan yang objektif dan berimbang.

Dalam suasana dialog yang terbuka, kegiatan ini dimanfaatkan sebagai wadah untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyamakan persepsi antara TNI dan insan pers. Berbagai isu aktual dibahas secara konstruktif, khususnya terkait dinamika informasi di era digital. Tantangan kecepatan pemberitaan, derasnya arus informasi di media sosial, hingga maraknya disinformasi dan hoaks yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah menjadi perhatian bersama.

Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Inf Herbeth Andi Amino Sinaga, S.I.P., dalam keterangannya menegaskan bahwa Bimbingan Media merupakan bagian integral dari strategi pembinaan teritorial nonfisik. Menurutnya, ketahanan informasi nasional memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa, sehingga membutuhkan kolaborasi yang kuat antara TNI dan media massa.

“Media memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik yang sehat dan konstruktif. Oleh karena itu, kemitraan antara Kodam V/Brawijaya dan insan pers harus terus diperkuat melalui komunikasi yang terbuka, profesional, serta berlandaskan etika jurnalistik dan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Kolonel Herbeth.

Lebih lanjut disampaikan bahwa melalui kegiatan Coffee Morning Media ini diharapkan tumbuh kesadaran bersama mengenai pentingnya peran media dalam mendukung tugas pokok TNI. Khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah Jawa Timur, sinergi yang terbangun diharapkan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga dilandasi rasa saling percaya, saling menghargai, dan tanggung jawab bersama terhadap kepentingan bangsa dan negara.

Pendam V/Brawijaya meyakini bahwa sinergi yang solid antara Kodam V/Brawijaya dan insan pers akan menjadi kekuatan strategis dalam menciptakan ruang informasi yang sehat, edukatif, dan konstruktif bagi masyarakat. Dengan sinergi tersebut, publik dapat menerima informasi yang tidak hanya cepat dan aktual, tetapi juga akurat, berimbang, serta menyejukkan.

Kegiatan Coffee Morning Media ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Kodam V/Brawijaya untuk terus membuka ruang dialog dan komunikasi dengan insan pers. Sebagai bagian penting dari komponen bangsa, media diharapkan terus bersinergi dengan TNI dalam memperkuat persatuan dan kesatuan, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mendukung terwujudnya sistem pertahanan negara yang tangguh dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(DN)

Leave a Reply